Kebakaran Hebat Di Batu Kajang

Di setiap tahun, hampir selalu ada musibah yang satu ini. Kelalaian kecil yang menyebabkan akibat yang fatal. Kontruksi bangunan perumahan yang rata-rata menggunakan bahan dasar kayu, membuat si jago merah sangat cepat membesar manakala terjadi kebakaran.

Seperti yang terjadi tadi pagi sekitar pukul 3.00 dini hari (13 Nov), Kebakaran hebat melanda kawasan Batu Kajang sebelah timur. Teriakan dan tangisan warga menggema berbaur dengan suara dentuman yang sesekali terdengar. Diduga kuat, suara dentuman itu berasal dari tabung gas elpiji dan peralatan lainnya yang dilalap si jago merah. Lebih dari 8 unit mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air intuk mengendalikan api.
 
Unit pemadam juga didatangkan dari perusahaan-perusahaan yang beroprasi di Batu Kajang. Terlihat beberapa unit dari PT Kideco, Pama, Buma begitu gigih dan serius bergelut dengan kobaran api. Andai tidak dibantu unit pemadam dari perusahaan-perusahaan tersebut, mungkin api akan mellalap lebih banyak rumah lagi.
Perlu waktu lebih dari 2 jam untuk memadamkan api yang begitu besar melalap lebih dari 5 unit rumah warga. Ratusan warga sekitarpun berjibaku ikut membantu proses pemadaman api tersebut. Namun karena sarana pemadam yang terkesan datang terlambat, membuat si jago merah sudah menjadi liar dan sangat sulit untuk di kendalikan. Sekitar pukul 6 pagi hari, api baru mulai dapat dikuasai.
Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran berharga bagi warga sekitar, bahwa kita memang harus sangat hati-hati dan waspada terhadap musibah yang menguras air mata bagi korbannya ini.