Fungsi RAM Pada Komputer

RAM atau Random Access Memory, pada komputer (PC pribadi) mempunya fungsi fital. Kurang lebihnya menyimpan sementara informasi yang akan ditayangkan oleh monitor.
Ilustrasinya; Jika kita mengklik membuka sebuah file (apapun extensinya;

bisa .word, .htm .jpg dll) maka informasi tadi (perintah membuka file) tidak serta merta menuju proccessor. Melainkan melewati RAM,
baru kemudian disampaikan ke Proccessor. Oleh procsessor informasi tadi di olah kemudian diberikan intruksi kepada komponen lain agar mencari letak file tersebut, dan membukanya.Proses membuka file ini pun akan melewati RAM kembali. Misalnya saat anda meminimize sebuah program yang terbuka atau program yang bekerja di background (seperti antivirus dll), maka sebenernya mereka menggunakan jasa RAM, agar dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Agar semua kebutuhan dalam komputer kita dapat terpenuhi….. maka kita harus menyediakan hardisk yang cukup (minimal untuk sistem operasi / biasanya drive: C), RAM yang memadai, dan proccesor yang mempunyai kinerja yang baik.
Analogi sederhana untuk mengerti hal ini, lebih mudah jika mengambil pada kegiatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya pada lingkungan kerja. Di mana ada meja kerja, dan sebuah lemari arsip. Lemari arsip dapat diandaikan layaknya harddisk, di mana tersedia berkas-berkas dan informasi yang dibutuhkan. Saat mulai bekerja, berkas-berkas informasi akan dikeluarkan dari dalam lemari ke meja kerja. Ini untuk memudahkan dan mempercepat akses ke informasi yang dibutuhkan. Maka, meja kerja dapat dianalogikan sebagai memory pada PC.

Dengan analogi sederhana tersebut, tentunya Anda sudah dapat membayangkan perbedaan kecepatan akses, antara memory dan harddisk. Juga sudah terbayang, pentingnya ketersediaan jumlah RAM yang mencukupi untuk dapat melayani data dan informasi yang dibutuhkan oleh CPU.