JAKARTA- Pemerintah provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengatasi kemacetan yang terjadi di wilayahnya. Namun hingga kini, belum ada solusi ampuh untuk mengatasi persoalan kemacetan.
Menurut Deputi bidang industri, perdagangan, dan transportasi pemprov DKI Jakarta, Soetanto Soehodho, salah satu cara untuk memecahkan persoalan kemacetan ialah dengan membangun transportasi public. Sebab menurut survey, 56 persen pelaku perjalanan di Jakarta bergantung pada angkutan umum.
Jumlah ini, lanjut Soetanto, tergolong besar jika diukur dari jumlah penduduk Jakarta yang mencapai lebih dari 12 juta jiwa. “Sayang, ketersediaan transportasi publik belum bisa mengakomodasi kebutuhan tersebut. Bahkan Trans Jakarta saja per harinya maksimal hanya bisa mengangkut 300 ribu orang," kata Soetanto Soehodho di acara diskusi di Hotel Oriental, Jakarta, Rabu (15/6/2011).
Lebih lanjut Soetanto mengatakan, minimnya ketersediaan angkutan umum tersebut, akan merangsang orang beralih pada kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.
"Oleh karena itu kita harus menumbuhkan transportasi publik," tegasnya.
(ugo)Sent from Indosat BlackBerry powered by