Warnet Family Sakit Demam

Bertambah banyaknya warnet di Batu Kajang, sangat mempengaruhi ”kesehatan” Warnet Family. Anak-anak yang biasa main game, kini mulai hilang satu persatu. Kami juga tahu, mereka bukan tak lagi main game, namun pindah ke warnet yang lain. Padahal kami akui dengan jujur, bahwa anak-anak yang main game, menjadi andalan pendapatan di Warnet Family Batu Kajang.

Dengan fenomena yang membuat bulu kuduk merinding itu, membuat kami harus banyak mengintrospeksi terhadap kekurangan Warnet Family. Satu persatu kami pelajari penyebab hilangnya aset yang tak ternilai itu. Beberapa sebab telah kami kantongi, namun belum kami temukan jalan keluarnya.
Dahi ini hanya dapat terlipat saat melihat room-room client yang sepi tak berpenghuni. Report data harian menunjukkan angka yang membuat Warnet Family sakit demam. Bak jerami kering yang terhempas angin putting beliung, saat teringat besarnya pengeluaran yang harus kami tanggung. Bayar Speedy, bayar listrik, bayar karyawan, sampai bayar kreditan komputer, telah menanti di ujung gang. Jika keadaan ini terus berlangsung, mungkin Warnet Family dapat terserang demam tifoid. Sebuah demam yang disebabkan oleh radangnya saluran cerna.
Tapi kami masih akan terus bertahan sampai titik darah penghabisan. Sang Jenderal Sudirman yang ditandu dalam keadaan sakit, ternyata mampu memenangkan pertempuran yang ia pimpin. Warnet Family akan segera bangkit, dan menggenggam bendera kebesaran dengan gagahnya. Merdeka……!!!!!!