LANGKAT- Hampir 24 jam pasca-ledakan pipa gas di Stasiun Manifold, Kelurahan pangkalan Batu, Kecamatan Brandan Barat, kabupaten langkat, Sumatera Utara, api masih menyala.
Pantauan di lokasi Senin (14/6/2011) sekira pukul 07.30 WIB, api di tiga titik pipa yang terbakar masih berkobar. Meski demikian api sudah dapat dikendalikan. Ketinggian api hanya sekira 2 meter.
Meski demikian petugas masih mengantisipasi agar api tidak menjalar ke permukiman warga. Pasalnya pipa gas yang menghubungkan tiga pangkalan ini melintasi beberapa desa sepanjang 9 kilometer lebih.
Pihak PT Salamander Energy selaku perusahaan yang berkerja sama dengan Pertamina dalam operasional pipa gas, sudah memutuskan aliran gas di tiga pangkalan, yakni pangkalan Brandan, Rantau Kuala Simpang, dan Susu.
Hingga saat ini belum ada pernyataan PT Salamander Energy dari PT Pertamina terkait penyebab kebakaran. Pihak perusahaan saat ini masih fokus memadamkan api.
Sekira enam mobil pemadam kebakaran dari Pertamina Pangkalan Susu, Pangkalan Brandan Barat, dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Langkat, saat ini, masih berusaha memadamkan api.
Seperti diketahui pipa gas meledak terlebih dahulu sebelum terbakar. Insiden terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Api mulai membesar sekira pukul 22.00 WIB.
Akibat kejadian ini, sebanyak 20 kepala keluarga (KK) diungsikan di rumah tetangga mereka yang berbeda dusun. Ada empat rumah warga yang terbakar.
(Gunarso KB/SUN TV/ton)Sent from Indosat BlackBerry powered by