Banjir bandang di Ciamis beberapa waktu lalu (Foto: Asep Jauhariyono/Sun TV)
GORONTALO - Banjir bandang menyapu tujuh desa yang ada di Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Banjir bandang yang terjadi Rabu (16/6/11) kemarin ini, mengakibatkan puluhan rumah hanyut di tujuh desa di wilayah Kecamatan Bone, serta dua warga tewas akibat terseret banjir ke laut.
Banjir juga menyebabkan putusnya jembatan di Desa Sogitia, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo yang menjadi akses jalan menuju Provinsi Sulawesi Utara.
Derasnya banjir bandang yang terjadi secara tiba-tiba setelah hujan lebat mengguyur wilayah ini, membawa material batu dan kayu glondongan, sehingga membuat jembatan sepanjang lima puluh meter ini putus total dan tidak bisa lagi dilewati kendaraan.
Akibat putusnya jembatan yang terletak di jalur trans Sulawesi ini membuat akses jalan yang menghubungkan Gorontalo dan Sulawesi Utara putus total.
Tak hanya merusak rumah warga, banjir bandang juga menghantam daerah perkebunan cengkeh dan kelapa milik warga. Masjid, sekolah serta infrastrutur jalan dan jembatan serta jaringan listrik juga rusak akibat banjir ini.
Hingga Jumat (17/6/11) pagi dilaporkan sekitar 1100 jiwa harus mengungsi. Warga yang rumahnya rusak ditampung di tenda-tenda pengungsian yang disediakan oleh tim tanggap bencana (Tagana).
Warga berharap, pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan untuk memberikan bantuan atas musibah banjir yang terjadi. (Ray)
(Zainal Ahmad/RCTI/abe)Sent from Indosat BlackBerry powered by