JAKARTA - Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama-sama BPOM dan Balitbang Kemenkes melakukan Surveilance Bakteri Enterobacter Sakazakii terhadap semua produk susu formula yang beredar di Pasaran Indonesia (termasuk produk impor). Namun mereka tidak mengumumkan hasil analisisnya.
"Senin pagi akan kami kirim ke Badan POM hasil analisis kami dan awal Juli di Kemenkes kami sudah dapat umumkan ke masyarakat apa saja susu yang berbakteri di pasaran Indonesia," ucap Rektor IPB Herry Suhardiyanto saat Jumpa Pers di Kemendiknas, Kamis (17/6/2011)
Herry menambahkan, pihaknya telah menguji 64 produk susu yang beredar di seluruh wilayah Indonesia. “Jumlah produk susu yang terdaftar yang tersedia di pasar Indonesia ada 47, sampel analisis dilaksanakan di tiga Lab (BPOM, Balitbangkes, dan IPB)," ucapnya.
Dia melanjutkan, dalam pengujian sampel produk sudah ditutup mereknya. Sehingga pihak peneliti bisa objektif dalam melakukan penilaian.
“Dari pihak BPOM label tersebut sudah dilakban agar pihak analisis bebas dalam melakukannya tidak terkait dengan merek, dan tegas mengambil keputusannya," tandasnya.
(ful)Sent from Indosat BlackBerry powered by