Foto: Sheyi Emmanuel Adebayor (kiri) menyampaikan simpatinya kepada John George Terry (tengah)/ Getty ImagesLONDON – Di lapangan beberapa hari lalu, Emmanuel Adebayor boleh saja saling sikut dengan John Terry, ketika Tottenham Hotspur berhadapan dengan Chelsea. Tapi di luar lapangan, tetap saja Adebayor prihatin dan memberi simpati pada Terry, atas masalah yang kini sedang dihadapinya.
Terry tengah dalam problem serius, usai adanya tuduhan rasis yang datang kepadanya. Kapten The Blues itu menghadapi tuduhan rasis kepada adik Rio Ferdinand, Anton Ferdinand, ketika keduanya saling bertemu di laga Chelsea kontra Queens Park Rangers.
Bahkan, kasus ini kemungkinan besar tak hanya berhenti di tangan FA, tapi juga kabarnya kasus ini akan diarahkan ke ranah hukum pidana. Mendengar hal itu, Adebayor pun tak kuasa, untuk menunjukkan rasa simpatinya.
“Masalah bukanlah hal baru bagi kehidupan John Terry. Jadi, saya pikir dia tahu bagaimana menghadapinya dengan baik-baik,” ujar Adebayor, seperti dilansir Sporting Preview, Senin (26/12/2011).
“Kami ini hanya manusia biasa dan kami punya masalah masing-masing, tapi ketika anda dihadapkan pada suatu problem, anda harus meladeninya. Memang sulit untuk menghadapi dan memikirkan hal-hal semacam itu, tapi saat anda masih menjadi bagian tim, anda harus mengatur segalanya agar perhatian anda tidak teralih dari lapangan,” papar striker pinjaman dari Manchester City tersebut.
Menurutnya, Terry memiliki karakter yang kuat, untuk menghadapi segala masalah di dalam maupun di luar lapangan. Selama ini, Terry memang selalu dirundung berbagai masalah, tapi selama itu pula Terry bisa meladeninya dengan baik.
”Anda harus menunjukkan respek pada 10 rekan lain di lapangan dengan tampil sebaik mungkin. Pekan ini, ketika kami berhadapan, dia menunjukkan diri bahwa dia punya kepribadian yang baik dan karakter yang hebat karena bisa bermain baik, meski masih punya problem,” tambahnya.
“Anda harus menghadapi berbagai macam masalah selama pengalaman karier anda dan Terry tahu bagaimana menanganinya,” tutup bomber yang nyaris dipermanenkan Real Madrid, musim lalu.