JAKARTA - Pihak keluarga Ruyati binti Satubi berharap jenazah perempuan asal Bekasi itu bisa diterbangkan ke Tanah Air. Mereka tetap mengharapkan hal itu, meski Ruyati telah dimakamkan di Arab Saudi segera setelah dieksekusi.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyatakan masih ada peluang memulangkan jenazah Ruyati. “Tapi kemungkinannya kecil,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/6/2011).
Sepanjang pengetahuannya tinggal di Arab Saudi selama 13 tahun, upaya memulangkan jenazah warga negara asing yang waktu hidupnya terjerat kasus pidana sangat kecil peluang berhasilnya.
“Jangankan dibawa pulang, ke sana saja ingin diangkat untuk melihat itu saja sangat rumit prosedurnya,” urainya.
Ruyati dieksekusi mati pada Sabtu 18 Juni lalu karena membunuh majikannya. Jenazahnya lantas dimakamkan di dekat makam istri Nabi Muhammad SAW, Siti Khadijah, di pemakaman yang terletak di tengah kota Makkah.
(ful)Sent from Indosat BlackBerry powered by